Category Archives: Opini

Rangkaian II Konferensi Ekonomi Internasional, Hotel Diamon Surakarta

Doa Penutupan IFIS oleh PW Ansor DIY , H. Fairus Ahmad

Rangkaian II Konferensi Ekonomi Internasional, Sejumlah seratus lima puluh peserta menghadiri Sesi II Konferensi Internasional yang digelar oleh Islamic Fiancial Inclusion Summit, IFIS di lantai dua Diamond Convention Centre, Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (18/7) siang. Para peserta berasal dari pelbagai kalangan. Mereka antara lain adalah aktivis GP Ansor, kalangan santri, pengurus BMT, pihak asuransi, perbankan, pegadaian, dan sejumlah pihak yang terkait dengan perekonomian. Dari pelbagai Negara dan daerah di Indonesia, mereka datang. Dalam sesi II, mereka membahas tentang praktik perbankan di Indonesia. Dalam kaitan mewujudkan pendanaan perekonomian inklusif, para peserta mengungkapkan pelbagai persoalan yang dihadapi UKM di lapangan.

Workshop Lembaga Keuangan Mikro Oleh GP Ansor

UMKM work shop, rangkaian acara harlah ansor ke 78 solo, Workshop Lembaga Keuangan Mikro, merupakan salah satu program yang dicanangkan oelh GP Ansor dalam acara harlah Ansor ke 78 di solo. GP Ansor Gelar Workshop Lembaga Keuangan MikroSedikitnya 500 orang pengelola lembaga keuangan menghadiri workshop The 1st Islamic Fiancial Inclusion Summit (IIFIS) di Diamond Convention Centre, Surakarta, Jawa Tengah, 17-18 Juli 2012. Forum workshop ini menghadirkan sejumlah pembicara dari pelbagai kalangan. Para pembicara antara lain Nurhaida, Ketua Bapepam LK, Kemal Aziz Stambul, Anggota Komisi XI DPR RI, Harianto Scholihin, dan perwakilan dari Pegadaian. IFIS adalah satu program yang digagas oleh GP.

Komitmen GP Ansor: NKRI, Pancasila Harga Mati

nkri harga mati, komitmen pemuda indoneisa, sumpah gp ansor, sumpah pemuda indonesia Komitmen GP Ansor tentang NKRI dan pancasila adalah harga mati merupakan hasil pemikiran, kontempalasi dan ijtihad bersama GP Ansor. Hal ini dipertegas dalam Pidato Ketua Umum GP Ansor H Nusron Wahid pada Puncak Harlah ke-78 GP Ansor  Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor Nusron Wahid menegaskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila adalah harga mati, serta tidak ada pertentangan antara Islam, kebangsaan, dan humanisme. “Antara Islam, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika seharusnya berjalan seiring dan seirama untuk mewujudkan NKRI,” kata Nusron Wahid di sela acara puncak peringatan Hari Lahir Ke-78 GP Ansor di Stadion Manahan Solo, Jateng, Senin (16/7) malam.

2014 Masyarakat Miskin Indonesia Tinggal 8%, Menteri Koperasi Kunjungi Expo Harlah GP Ansor

menteri koperasi targetkan rakyat miskin tahun 2014 8% 2014 Masyarakat Miskin Indonesia Tinggal 8%, diungkapkan saat mengunjungi bazar dalam rangka harlah ansor ke 78, manahan solo. Menteri Koperasi dan UKM didampingi Ketua Umum GP Ansor saat mengunjungi stan Bazar dan Expo Ekonomi Islam di arena Harlah ke-78 GP Ansor di Stadion Manahan, Solo, Minggu (15/7/2012). Solo, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Saifudin Hasan, Minggu (15/7/2012), menargetkan masyarakat miskin di Indonesia tinggal 8%. Menurut Hasan, saat ini penduduk miskin di Indonesia sebanyak 11,9% dari total penduduk. Pada 2013, ia menargetkan jumlah itu turun menjadi 10% dan terus turun hingga 8% pada 2014. Sementara jumlah rata-rata pendapatan per kapita penduduk di Indonesia per tahun terus mengalami peningkatan.

Harlah GP Ansor Ke 78 Tekad Perangi Kemiskinan

Harlah GP Ansor Ke 78, dijadikan sebagai momentum untuk menyatukan tekad alam memerangi kemiskinan. Gerakan pemuda ansor merupakan bagian yang tak terpisahkan dari wawasan nasionalisme sehingga wacana tentang kemiskinan layang terus dikampanyekan. Ketua Umum GP Ansor menyampaikan sambutan pada pembukaan Expo IFIS di Solo, 14 JUli 2012 Solo (gp-ansor.org)-Gerakan Pemuda (GP) Ansor mengukuhkan komitmennya untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Tekad tersebut tercermin dalam tema perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-78 GP Ansor, Memperkokoh Kebhinekaan, Mengentaskan Kemiskinan. Puncak perayaan Harlah ke-78 akan digelar di Stadion Manahan Solo, Senin (16/7), dalam sebuah acara Apel Besar yang akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Mohammad Fatkhul Maskur,

Agenda Ruwahan Sorobayan Bantul Diramaikan Dengan Wayang Kulit

wayang kulit tradisi indonesia, kegiatan merti desa wayang kulit Agenda Ruwahan merupakan tradisi masyarakat NU, termasuk di sini adalah apa yang dilakukan oleh masyarakat bantul khususnya desa sorobayan yang menggelar wayang kulit.  Untuk memeriahkan kegiatan merti dusun, warga Sorobayan Gadingsari Sanden Bantul mengadakan pentas wayang kulit semalam suntuk di salah satu rumah warga, Sabtu (14/7) malam. H Buchori AZ mengatakan, merti dusun ini sebagai rasa syukur masyarakat Sorobayan yang dilakukan setahun setahun sekali. “Ini sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah kepada warga kami,” ujarnya saat ditemui KrJogja.Com di sela-sela pentas. Sebelum digelar pentas wayang kulit, dalam kegiatan merti dusun ini dilakukan dengan doa bersama dan kegiatan bersih desa. Merti dusun yang digelar tiap bulan Ruwah ini juga sebagai media dakwah menjelang Ramadan.

Kajian Metode Penafsiran Tafsir Thabari

kajian sejarah tafsir thabarim download tafsir thabari Kajian Metode Penafsiran Tafsir Thabari, merupakan bagian kajian penting dalam kajian tafsir bagi umat islam, tafsir ini juga merupakan karya yang menonjol bagi para ulama maupun peneliti tafsir sehingga banyak menjadi rujukan dan telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa. Al-dzahabi (20041:148) beranggapan bahwa Ibn Jarir al-Thabari dipandang sebagai tokoh terpenting dalam tradisi keilmuan Islam klasik, yaitu dalam ilmu fiqih, hadis, bahasa, sejarah dan termasuk dalam bidang tafsir Alquran, seperti pada dua buah karya besarnya yaitu tarikh al- Umam wa al-Mulk, yang berbicara tentang sejarah dan al-bayan Fi tafsir Alquran, sehingga berhasil mengangkat popularitas beliau pada saat itu dan sampai saat ini pun karya beliau masih dikenal oleh banyak kalangan. Tafsir ini dikenal dengan tafsir bi al-ma’tsur, walaupun demikian al-Thabari dalam menentukan makna yang paling tepat pada sebuah lafad juga menggunakan ra’yu. Tafsir ini menggunakan metode tahlili, sebab penafsirannya berdasarkan pada susunan ayat dan surat sebagaimana dalam urutan mushaf (al-Dzahabi, 20041:149). Di samping sebagai mufasir, beliau juga pakar sejarah yang mana dalam penafsirannya yang berkenaan dengan historis beliau jelaskan panjang lebar dengan dukungan cerita-cerita israiliyat (al-Dzahabi, 20041:147). Dengan pendekatan sejarah yang beliau gunakan tampak kecenderungannya yang independen. (bagi yang mau download tafsir thabari silahkan klik link di bawah ini)

DOWNLOAD TAFSIR THABARI