Monthly Archives: July 2012

Harlah GP Ansor Ke 78 Tekad Perangi Kemiskinan

Harlah GP Ansor Ke 78, dijadikan sebagai momentum untuk menyatukan tekad alam memerangi kemiskinan. Gerakan pemuda ansor merupakan bagian yang tak terpisahkan dari wawasan nasionalisme sehingga wacana tentang kemiskinan layang terus dikampanyekan. Ketua Umum GP Ansor menyampaikan sambutan pada pembukaan Expo IFIS di Solo, 14 JUli 2012 Solo (gp-ansor.org)-Gerakan Pemuda (GP) Ansor mengukuhkan komitmennya untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Tekad tersebut tercermin dalam tema perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-78 GP Ansor, Memperkokoh Kebhinekaan, Mengentaskan Kemiskinan. Puncak perayaan Harlah ke-78 akan digelar di Stadion Manahan Solo, Senin (16/7), dalam sebuah acara Apel Besar yang akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Mohammad Fatkhul Maskur,

Harlah GP Ansor Ke 78, Kampanyekan Islam Ramah dan Terbuka

International Islamic Financial Inclusion Summit Harlah GP Ansor Ke 78 kali ini akan kampanyekan islam ramah, ansor kampanyekan islam terbuka. Ketua Umum PP GP Ansor Nusron Wahid sedang meninjau International Islamic Financial Inclusion Summit (IFIS Expo) di halaman Stadion Manahan, 14 Juli 2012. Solo (gp-ansor.org)- Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor, Nusron Wahid, mengatakan bahwa kegiatan Hari Lahir Ke-78 GP Ansor yang dipusatkan di Kota Solo untuk mengampanyekan Islam yang terbuka dan ramah kepada masyarakat Jawa Tengah. “Kami sering mendengar Kota Solo, Islam modelnya yang keras-keras saja sehingga perlu mengampanyekan Islam yang ramah moderat, toleran, dan inklusif,”

SBY Buka Harlah GP Ansor Ke-78 di Manahan Solo

harlah gp ansor ke 78 di manahan solo, program harlah ansor ke 78 manahan solo SBY Buka Harlah GP Ansor Ke-78, harlah ansor ke 78 ini dilaksanakan di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Senin (16/7). Ketua Panitia Harlah Ke-78 GP Ansor Gus Yaqut Colil Comas, di Solo, Jumat, mengatakan peringatan Hari Lahir ke-78 GP Ansor selain dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang didampingi 10 menterinya, juga sejumlah perwakilan tamu negara. Menurut dia, peringatan Harlah GP Ansor dengan tema “Memperkokoh Kebhinekaan dan Mengentaskan Kemiskinan” tersebut akan dihadiri sekitar 40 ribu Banser dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Peringatan Harlah GP Ansor tersebut, kata dia, akan berlangsung mulai tanggal 13-18 Juli 2012, dan berbagai kegiatan-kegiatan dilakukan antara lain Ekspo Keuangan Mikro Syariah yang digelar di Stadion Manahan, tanggal 14-18 Juli, yakni menyediakan stan dan tempat sebagai sarana saling bertukar informasi dan produk terkait dengan keuangan mikro syariah maupun industri keuangan lainnya. Selain itu, kata dia, harlah juga akan diisi dengan festival Hadroh dan Bedup merupakan ajang kompetisi antar kelompok, apresiasi seni budaya sekaligus menjadi sarana eduksi dan hiburan yang menarik bagi para tamu undangan dan masyarakat umum pengunjung. “Puncak acara Harlah GP Ansor dan apel Banser bersama Presiden RI di Stadion Manahan, Senin (16/7) sekitar pukul 18.15 WIB hingga 22.30 WIB,” katanya.

Agenda Ruwahan Sorobayan Bantul Diramaikan Dengan Wayang Kulit

wayang kulit tradisi indonesia, kegiatan merti desa wayang kulit Agenda Ruwahan merupakan tradisi masyarakat NU, termasuk di sini adalah apa yang dilakukan oleh masyarakat bantul khususnya desa sorobayan yang menggelar wayang kulit.  Untuk memeriahkan kegiatan merti dusun, warga Sorobayan Gadingsari Sanden Bantul mengadakan pentas wayang kulit semalam suntuk di salah satu rumah warga, Sabtu (14/7) malam. H Buchori AZ mengatakan, merti dusun ini sebagai rasa syukur masyarakat Sorobayan yang dilakukan setahun setahun sekali. “Ini sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah kepada warga kami,” ujarnya saat ditemui KrJogja.Com di sela-sela pentas. Sebelum digelar pentas wayang kulit, dalam kegiatan merti dusun ini dilakukan dengan doa bersama dan kegiatan bersih desa. Merti dusun yang digelar tiap bulan Ruwah ini juga sebagai media dakwah menjelang Ramadan.

Awal Ramadhan 1433 H, Lajnah Falakiyah NU Siap Rukyat di 70 Titik

peentual awal bulan ramadhan 1433 H, ru'yah penentual awal bulan ramadhan 1433 H Awal Ramadhan 1433 H merupakan momen penting bagi umat islam di seluruh dunia karena ia terkait dengan ibadah wajib puasa ramadhan 1433 H. Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) akan melaksanakan rukyatul hilal untuk penentuan awal bulan Ramadhan 1433 H di sedikitnya 70 titik rukyat seluruh Indonesia. Rukyat dilaksanakan pada Kamis 19 Juli 2012, bertepatan dengan 29 Sya’ban 1433 H.Rukyatul hilal atau observasi bulan sabit juga didukung oleh 120 perukyat bersertifikat nasional, dan para ahli hisab-rukyat setempat. “Meskipun NU telah memprediksi, bukan berarti NU telah menetapkan tanggal itu, kita tetap akan melaksanakan rukyatul hilal atau observasi bulan sabit,” kata Ketua Lajnah Falakiyah PBNU KH A. Ghazalie Masroeri kepada NU Online di Jakarta, Ahad (8/7). Data hisab dalam almanak PBNU yang diterbitkan oleh LFNU menunjukkan, ijtima’ atau konjungsi telah terjadi pada Kamis 19 Juli 2012 pada pukul 11.21 WIB.

Kajian Metode Penafsiran Tafsir Thabari

kajian sejarah tafsir thabarim download tafsir thabari Kajian Metode Penafsiran Tafsir Thabari, merupakan bagian kajian penting dalam kajian tafsir bagi umat islam, tafsir ini juga merupakan karya yang menonjol bagi para ulama maupun peneliti tafsir sehingga banyak menjadi rujukan dan telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa. Al-dzahabi (20041:148) beranggapan bahwa Ibn Jarir al-Thabari dipandang sebagai tokoh terpenting dalam tradisi keilmuan Islam klasik, yaitu dalam ilmu fiqih, hadis, bahasa, sejarah dan termasuk dalam bidang tafsir Alquran, seperti pada dua buah karya besarnya yaitu tarikh al- Umam wa al-Mulk, yang berbicara tentang sejarah dan al-bayan Fi tafsir Alquran, sehingga berhasil mengangkat popularitas beliau pada saat itu dan sampai saat ini pun karya beliau masih dikenal oleh banyak kalangan. Tafsir ini dikenal dengan tafsir bi al-ma’tsur, walaupun demikian al-Thabari dalam menentukan makna yang paling tepat pada sebuah lafad juga menggunakan ra’yu. Tafsir ini menggunakan metode tahlili, sebab penafsirannya berdasarkan pada susunan ayat dan surat sebagaimana dalam urutan mushaf (al-Dzahabi, 20041:149). Di samping sebagai mufasir, beliau juga pakar sejarah yang mana dalam penafsirannya yang berkenaan dengan historis beliau jelaskan panjang lebar dengan dukungan cerita-cerita israiliyat (al-Dzahabi, 20041:147). Dengan pendekatan sejarah yang beliau gunakan tampak kecenderungannya yang independen. (bagi yang mau download tafsir thabari silahkan klik link di bawah ini)

DOWNLOAD TAFSIR THABARI

Sultan Himbau Jangan Ada Sweping & Tindak Kekerasan di Bulan Ramadhan

Sultan Himbau Jangan Ada Sweping, Hal ini disampaikan Sultan di GOR Among Rogo, Rabu (11/7).””Menurut saya enggak-lah (sweping). Saya kira tidak ada dan tidak perlu (sweping). Saya berharap tidak ada masalah karena ini kan bulan ramadan”. Adanya sweping apalagi tindak kekerasan pada bulan ramadhan sebenarnya secara tidak langsung mengabarkan ke pada banyak orang bahwa islam tidak toleran. Pada sisi lain juga merusak citra bulan suci, di mana semua umat islam melakukan ibadah wajib puasa.
Adanya kekerasan yang terjadi sebelumnya yang mengatas namakan agama semestinya bisa diambil hikmahnya.