Monthly Archives: June 2012

Penentuan Awal Ramadhan 2012 Oleh LFNU DIY

penentuan masuknya bulan ramadhan 1433 H, tanggal pertama puasa ramadhan 2012 Awal bulan ramadhan 1433 H, puasa ramdhan 2012, penentuan awal ramdhan 1433 H (2012). Pada hari Sabtu, 23 Juni 2012, Lajnah Falakiyah Nahdhatul Ulama Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (LFNU DIY) menyelenggarakan halaqah dengan tema “Penentuan Awal Bulan Ramadhan dan Syawal berdasarkan Sunnah Rasul Saw.”, bertempat di Pondok Pesantren Diponegoro, Sembego, Maguwoharjo, Depok, Sleman DIY. Narasumber dalam acara ini yaitu KH Azhari Abta, rais syuriyah PWNU DIY, KH Djawahir Fakhrurrozi, ketua LFNU DIY, Muthoha Arkanuddin, direktur RHI, dan Abdul Mughits, dosen Fak. Syari’ah & Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Halaqah yang diikuti oleh 150 peserta dari pengurus NU tingkat anak ranting hingga wilayah ini dibuka oleh pengasuh pesantren Diponegoro, KH M Syakir Ali. Halaqah ini sendiri berangkat dari kenyataan, bahwa masih banyak umat Islam di Indonesia yang belum bisa

Gerakan Pemuda Ansor Menyoal Nilai Kebangsaan

 download buku nasionalisme indonesia, kiprah ansor dalam menggawangi nilai nasionalisme Nilai kebangsaan indonesai, rasa nasionalisme kebangsaan, pemikiran nasionalisme. SATU lagi buku penting yang membedah Gerakan Pemuda Ansor dihadirkan di hadapan pembaca. Isi yang ditulis lengkap dengan data-data sejarah yang akurat menjadikan buku Yang Muda yang Berkiprah ini layak dijadikan referensi yang bermanfaat untuk memahami Gerakan Pemuda Ansor, baik itu kiprah di bidang sosial dam politik maupun pembangunan kebangsaan Indonesia. Buku ini juga menjelaskan Gerakan Pemuda Ansor pada suatu masa memegang peran yang penting dalam jamiah Nahdlatul Ulama dan peran kemasyarakatan bagi bangsa ini. Meski buku ini diangkat dari karya disertasi penulis, Erwien Kusuma bisa menyajikannya secara lugas dan mengalir sehingga enak diikuti dari satu halaman ke halaman lain. Penulis berusaha menyajikan fakta dan data secara menyeluruh, berkaitan dengan peran Gerakan Pemuda Ansor,

Program Kelas Pemikiran Gus Dur; Gusdurian-LKiS Jogja

gusdurian jogjakarta, diskusi pemikiran gus dur Salah satu program tentatif, acara diskusi gusdurian, komunitas diskusi pemikiran Gus Dur. Komunitas pecinta Gus Dur (Gusdurian) Yogyakarta, bekerjasama dengan yayasan LKiS menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Kelas Pemikiran Gus Dur”. Kelas yang terbatas hanya hanya 30 peserta tersebut diikuti oleh kaum muda dari berbagai daerah, latar belakang agama, dan organisasi. Kegiatan disambut antusias, terlihat dari banyaknya pendaftar yang tertolak karena telah terpenuhinya kuota. Para pendaftar juga berasal dari berbagai daerah di luar Yogyakarta. “Banyak peserta yang berasal dari luar Yogyakarta seperti Surabaya, Gersik, bahkan dari lur Jawa seperti Sulawesi. Tapi sebagian kami tolak karena akomodasi tidak memungkinkan,” tutur Shahibul Wafa yang akrab dipanggil Wafa, salah satu anggota tim penyelenggara kepada NU Online.

Peningkatan Entrepreneurship Pesantren, Anugerah Wirasantri Mandiri 2012

entrepreneur santri, usaha mandiri santri, penghargaan santri ansor Entrepreneurship pesantren, santri wirausaha sukses, penghargaan wirausaha santri. Anugerah Wirasantri Mandiri merupakan ajang kompetisi sekaligus apresiasi terhadap gagasan berwirausaha di kalangan santri muda dari kalangan pondok pesantren se-Indonesia yang dituangkan dalam bentuk proposal bisnis. Melalui ajang ini, kalangan santri akan diasah sensitivitasnya untuk mengidentifikasi peluang, potensi, dan tantanagan usaha, sekaligus didorong kemampuannya dalam menuangkan gagasan dalam bentuk proposal yang menarik. Anugerah Wirasantri Mandiri bukan hanya akan memperkuat mental kompetisi para santri, tetapi juga memberi kesempatan bagi gagasan bisnis terbaiknya untuk mendapatkan dukungan permodalan. Sebagai sebuah gerakan, Anugerah Wirasantri Mandiri adalah icon Gerakan Pemuda Ansor dalam menumbuhkembangkan potensi santri untuk melahirkan entrepreneur sejati. Pengusaha dari kalangan santri.

Potret Perjalanan Pesantren Indonesia

Oleh: H. Buchori Al Zahrowi (Bendahara Umum PW GP Ansor DIY)

Tentang sejarah perkembangan pesantren, analisis sejarah pesantren, pembaharuan pesantren. Terus terang, tak banyak referensi yang menjelaskan tentang kapan pondok pesantren pertama berdiri dan bagaimana perkembangannya pada zaman permulaan. Bahkan istilah pondok pesantren, kiai dan santri masih di perselisihkan. Menurut Manfred Ziemek, kata pondok berasal dari kata funduq (Arab) yang berarti ruang tidur atau wisma sederhana, karena pondok memang merupakan tempat penampungan sederhana bagi para pelajar yang jauh dari tempat asalnya. Sedangkan kat pesantren berasal dari kata santri yang di imbuhi awalan pe-dan akhiran –an yang berarti menunjukkan tempat, maka artinya adalah tempat para santri. Terkadang juga di anggap sebagai gabungan kata sant (manusia baik) dengan suku kata tra (suka menolong), sehingga kata pesantren dapat berarti tempat pendidikan manusia baik-baik. Sedangkan menurut Geertz, pengertian pesantren di turunkan dari bahasa India shastri artinya ilmuan hindu yang pandai menulis, maksudnya, pesantren adalah tempat bagi orang-orang yang pandai membaca dan menulis.

Konferensi Besar Gerakan Pemuda Ansor XVIII Dibuka oleh Menpora

Konferensi besar GP Ansor XVIII dibuka oleh Menpora Menpora Andi Mallarangeng hari Jumat (22/6) sore membuka Konferensi Besar XVIII PP Gerakan Pemuda  Ansor, di Ponpes Mantab  Al Hamid Putri, Jalan Raya Cilangkap No 1 Cipayung Jakarta Timur. Dalam acara yang bertema  Meneguhkan Organisasi Berbasis Kader.  Menpora berharap GP Anshor maju terus dan kadernya memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Menurut Menpora, dari lebih 150 organisasi pemuda yang terdaftar di Kemenpora, sedikit sekali organisasi pemuda yang lahir sebelum kemerdekaan, mengawal kemerdekaan hingga saat ini. Salah satu dari yang sedikit itu adalah GP Ansor. Dikatakan, banyak warga bangsa yang kehilangan harapan dan menjadikan Ansor sebagai pegangan. Ansor selalu berada di depan. Bahkan, menurut Menpora Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga memberi apresiasi kepada Ansor yang tetap hadir seperti jangkar dalam kemerdekaan. Menpora juga mengapresiasi program kerja GP Ansor dalam bidang usaha mikro. Program itu sejalan dengan kegiatan kewirausahaan pemuda.

Pesta Geguritan Tutup Bulan Bung Karno di Yogya

Politisi PDIP Maruarar Sirait, Ketua GP Ansor, serta Budayawan Budi Subanar ketika menggelar dialog budaya dalam peringatan hari lahir proklamator RI, Soekarno di halaman DPRD DI Yogyakarta, Selasa malam (5/6). TEMPO/Pribadi Wicaksono. Pesta Geguritan menjadi puncak acara dalam rangkaian perayaan Bulan Bung Karno di Yogyakarta pada Kamis hingga Jumat, 21-22 Juni 2012, di Halaman Gedung DPRD Provinsi DIY. Geguritan dan wayangan dibawakan sejumlah kelompok secara maraton mulai dari kelompok Wayang Suket Slamet Gundono, Wayang Kulit Ki Anom Sucahyo, hingga geguritan dari kelompok budayawan R. Bambang Nursinggih. Penutupan rangkaian acara yang telah digelar selama Juni ini dibuka dengan penampilan kelompok seni Barongsai dari komunitas Jogja Chinese Art Cultur Center (JCACC) pada pukul 15.00 WIB. Selain Barongsai ditampilkan juga sejumlah pentas kesenian tari anak dan dilanjutkan ke tahlilan dan orasi budaya sebelum masuk pesta geguritan dan wayangan.